Cara untuk Meningkatkan Kemahiran Bermain Sepak Bola
Wajar saja jika sepakbola merupakan olahraga paling terkenal di dunia. Permainan ini bisa dipelajari dalam sekejap, tetapi untuk mendalaminya dibutuhkan waktu yang sangat lama. Makna dari “semakin mahir bermain sepak bola” mungkin berbeda-beda bagi setiap orang, tetapi semua pemain harus memiliki kontrol bola yang baik dan kecerdasan dalam bermain di lapangan. Setelah merasakan nikmatnya mencetak gol, membuat operan penting, atau menjadi benteng pertahanan yang tidak tergoyahkan, Anda akan terus menggemari olahraga ini sampai akhir hayat.
Meningkatkan Keterampilan Kaki
- 1Sempurnakan sentuhan pertama Anda untuk mempermudah langkah berikutnya. Sentuhan pertama pada bola sangatlah penting, dan keterampilan ini merupakan pembeda antara amatir dan profesional. Anda harus bisa menghentikan bola dengan kaki, baik yang datang dari udara maupun tanah, dan membuatnya berada persis di depan Anda sehingga serangan bisa langsung dilancarkan. Pastikan Anda belajar menghentikan bola (disebut juga dengan “trap”) menggunakan seluruh badan dengan:
- Operan satu sentuhan jarak pendek dengan rekan satu tim. Jika sentuhan pertama Anda tidak akurat, pemain lawan akan mencoba mencuri bola. Anda juga berlatih dengan menendang ke dinding.
- Meminta rekan atau teman untuk melempar atau mengumpan bola ke udara. Bola hanya boleh dihentikan dengan dua sentuhan: satu untuk menahan bola, dan satu lagi untuk mengoper balik.
- Mengoper dan menembak selagi berlari. Minta rekan untuk mengumpan bola selagi Anda berlari. Atur timing sentuhan pertama sehingga Anda bisa mengoper atau menembak di sentuhan kedua tanpa menghentikan langkah.
- Lakukan latihan drill sentuhan bola jarak pendek. Tujuan Anda tidak hanya mampu mengontrol bola lebih cepat dan rapat, tetapi juga untuk meningkatkan akurasinya sehingga menjadi pendribel, pengoper, dan penghenti bola yang lebih baik. Cobalah berlatih 100 sentuhan pada setiap kaki per drill:[2]
- Pantulkan bola di antara kaki selagi menggunakan telapak kaki untuk menjaga bola tetap di antara kedua lutut dan "oper" bolak-balik secepat mungkin.
- Ketuk bola dengan cepat menggunakan ujung jari kaki, dan usahakan untuk melakukannya secepat mungkin. Seiring meningkatnya kemahiran, berlatihlah dengan agak menggulirkan bola menggunakan bagian dasar (sol) jari kaki, dan fokuskan untuk membuat sentuhan yang sekecil dan seakurat mungkin.
- Cobalah latihan "in-and-out". Gunakan telapak kaki kanan untuk menggulirkan bola ke kanan. Gulirkan kaki melewati atas bola sampai menjejak ke sisi kanannya, lalu gunakan punggung kaki untuk mengoper bola ke kaki kiri. Hentikan bola dengan telapak kaki kiri dan lakukan gerakan sebelumnya, kali ini dengan kaki kiri. Teruskan latihan ini bolak-balik dengan kedua kaki. [3]
- 3Berlatihlah menembak dan mengumpan ketika berlari. Kalau sudah cukup lama bermain, seharusnya kurang-lebih Anda memahami cara menembak dan mengumpan secara efektif ketika bola tidak bergerak. Tetapi, situasi ini jarang terjadi di pertandingan asli, dan Anda bisa menjadi pemain penting di dalam tim jika mahir menembak dan mengoper dengan kuat dan akurat selagi bergerak. Untungnya, hal ini bisa dilatih bersama rekan maupun sendirian. Anda cukup menyentuh bola, berlari dengan kecepatan 75%, lalu menembak ke gawang.
- Seiring meningkatnya keterampilan Anda, tingkatkan kecepatan. Setelah mahir mengumpan atau menembak dalam kecepatan sprint, Anda akan menjadi mimpi buruk barisan pertahanan lawan.
- Dekati gawang dari berbagai sudut, misalnya menembak setelah berlari ke tengah kotak penalti, atau mengumpan ke tengah lapangan dari garis lebar lapangan.
- Tingkatkan keterampilan pengambilan posisi Anda. Sebagai contoh, seorang pemain bertahan harus mampu berputar dan membuang bola ke tengah lapangan untuk keluar dari tekanan lawan.
- 4Perhatikan kaki nondominan lawan. Tidak peduli seberapa hebat kaki dominan Anda, ketika menghadapi lawan kuat Anda akan terpaksa belajar menggunakan kaki nondominan. Pemain yang hebat mampu memanfaatkan kedua kakinya dengan baik dan memaksa pemain bertahan untuk bekerja keras. Jangan abaikan keterampilan kaki nondominan Anda dan latih sampai semahir kaki dominan. [4]
- 5Pelajari cara untuk mendribel dengan akurat dan terkontrol. Bola harus menjadi perpanjangan kaki Anda. Bawalah bola ke area kecil (misalnya kotak penalti) dan giring bola bolak-balik melintasi garis selagi meragamkan kecepatan dengan sprint tajam dan pengereman cepat. Cobalah beberapa gerakan dan gunakan kedua kaki untuk latihan sampai Anda merasa lelah. Tujuan Anda adalah mampu menggiring bola sedekat mungkin dengan kaki dalam kecepatan apa pun. Keterampilan ini akan membuat Anda sangat berbahaya bagi pemain lawan. Lanjutkan latihan dengan:
- Mengatur rintangan menggunakan bendera, corong, atau kaus bekas. Berlatihlah mendribel zig-zag, meliuk-liuk, dan mengubah arah secepat mungkin tanpa kehilangan bola.
- Berlatih melakukan juggling. Walaupun tampaknya tidak berguna di pertandingan asli, tetapi juggling (menendang bola terus-menerus ke udara sehingga tidak menyentuh tanah) merupakan cara terbaik untuk meningkatkan sentuhan pada bola dan menjaganya tetap dekat dengan tubuh. Berlatihlah dengan kedua kaki, selagi berusaha melakukan juggle selama mungkin, dan sesekali beralih ke juggle yang lebih kecil, tinggi dan lebih sulit disentuh. [5]
- Latihlah beberapa gerakan dan trik tingkat lanjut karena membutuhkan kontrol bola yang tinggi. Dengan demikian, amunisi Anda untuk digunakan di pertandingan akan bertambah.
- 6Belajar menendang bola di berbagai area untuk memperoleh putaran dan tembakan yang berbeda. Lokasi dan cara menendang bola akan menentukan lintasan yang dilaluinya. Pemain-pemain kelas dunia memiliki kontrol tendangan terbaik. Baik pemain bertahan maupun menyerang, jika mampu mengontrol bola layaknya profesional, Anda bisa ditempatkan di lebih dari satu posisi dalam formasi tim.
- Operan pendek dan akurat biasanya dilakukan dengan bagian dalam kaki. Umpan jarak menengah yang akurat juga ditendang dengan kaki bagian dalam.
- Jalur tendangan akan melengkung jika Anda menendang dengan 1/3 bagian luar kaki dan mengenai tali sepatu. Usahakan mengenai agak di bagian bawah bola, seakan menendangnya dari sudut diagonal.
- Anda bisa melakukan tendangan knuckle dengan menyentuhkan tali sepatu persis di bagian bawah bola dan mencegah gerakan tindak lanjut. Tendangan knuckle tidak berputar dan jatuh tanpa bisa diprediksi.
- Tendang di bagian bawah bola menggunakan tepi antara punggung kaki dan tali sepatu untuk menghasilkan tendangan backspin chip yang bagus untuk umpan akurat karena tidak memantul atau menjauh.
Komentar
Posting Komentar